Semoga berkat Tuhan senantiasa melimpah bagi kita. Amin
Showing posts with label Dosa. Show all posts
Showing posts with label Dosa. Show all posts

Cara menghadapi Tujuh dosa yang mematikan

cara menghadapi tujuh dosa yang mematikan
Lepas dari belenggu dosa
Cara menghadapi Tujuh dosa yang mematikan-Setelah membaca Kenalilah Tujuh Dosa yang mematikan, berikut ini cara untuk melawan setiap dosa-dosa yang mematikan tersebut. 

1.   Melawan kesombongan dengan kerendahan hati.
Cara untuk mengatasi kesombongan adalah dengan mengolah hati untuk selalu merendahkan diri dihadapan Tuhan dan juga sesama. Sikap rendah hati mendorong kita untuk menerima  setiap kelemahan dan kelebihan kita dan juga orang lain. Kita patut mencontoh sikap Kristus yang merendahkan diri (Flp 2:5-8)

2.   Melawan keserakahan dengan kemurahan hati.
Kemurahan hati adalah cara untuk melawan keserakahan. Mencukupkan diri dengan apa yang ada atau menerima setiap berkat dari Tuhan akan menjadikan hidup kita lebih berarti, dari pada terus mengeluh merasa tidak cukup. Kalau kita selalu berterima kasih setiap pemberian Tuhan, maka kita akan mudah terdorong untuk bisa membatu atau berbagi dengan yang lain. Rasul paulus juga menekankan kemurahan hati. (2 Kor 8:1-15)

3.   Melawan iri hati dengan bersyukur.
Bersyukur adalah rasa terima kasih, perasaan atau sikap positif untuk menghargai setiap apa yang telah diterima. Dengan bersyukur kita tidak dapat menghitung setiap kebaikan Tuhan yang diberikan sepanjang perjalanan kehidupan kita. (Mzm 42:6-7)

4.   Melawan kemarahan dengan pengampunan.
Pengampunan merupakan kesediaan untuk memaafkan setiap apa yang telah membuat kita terluka dan tidak menyimpan dendam dalam hati. Memberikan pengampunan bukan hal yang mudah, apa lagi hal yang sama berulang-ulang. Rasul paulus mengajak kita untuk memberikan pengampunan kepada sesama (Ef 4:32).

5.   Melawan hawa nafsu dengan Kemurnian hati.
Dengan kemurnian hati, kita terhindar dari hawa nafsu yang selalu mengintai diri kita.  Memelihara pikiran yang jernih dan melawan hawa nafsu dapat melatih keutamaan pengendalian diri kita. ( 2 Tim 2:22 ).

6.   Melawan kerakusan dengan penguasaan diri.
Penguasaan diri kita untuk menjalani pola hidup sehat dapat mencegah kerakusan. Ketika kita melakukan pola hidup sehat, maka kita membatasi setiap apa yang kita makan dan minum yang dapat berakibat dalam kesehatan kita. ( 2 Kor 8:1-15 ).

7.   Melawan kemalasan dengan ketekunan.
Tidak menunda-nunda pekerjaan dapat membuat kita menjadi tekun, menjauhkan kemalasan. Setiap  kita menunda-nunda pekerjaan apapun, maka akan ada pekerjaan yang lain yang akan tertunda juga. Ketekunan akan membuat apa yang kita lakukan, entah pekerjaan atau apapun, menjadi cepat terselesaikan. Ketekunan juga merupakan kesuksesan setiap orang dalam melakukan pekerjaan.
(Luk 8:15)

Memang di dunia ini tidak ada seorangpun yang tidak  mempunyai dosa. (Rom 3:32), tetapi yang menjadi permasalahan adalah ketika kita sudah percaya kepada Kristus Yesus, seharusnya kita memiliki tingkat rohani yang semakin dewasa, dimana kita harus semakin serupa dengan Kristus.  Mari kita terus berjuang untuk melawan dosa.

Selamat Berjuang…..

Terima kasih telah membaca artikel Cara menghadapi Tujuh dosa yang mematikan. Bila artikel ini bermanfaat silahkan share / bagikan ke teman-teman anda.


Kenalilah Tujuh Dosa yang mematikan ini

Kenalilah Tujuh Dosa yang mematikan ini
Dosa
Kenalilah Tujuh Dosa yang mematikan ini-Dalam kekristenan di kenal dengan 7 dosa yang mematikan. Dosa tersebut dikatakan mematikan karena sangat berdampak besar bagi kehidupan seseorang dan sesamanya. Orang yang menghargai anugerah keselamatan akan bersikap serius dalam melawan dosa yang mengintai dimanapun dan kapanpun.

Ketujuh dosa tersebut yaitu:

1.    kesombongan

sombong
Kesombongan atau kecongkakan  adalah awal dari segala dosa, bukan berarti semua dosa berasal dari kesombongan, tetapi karena semua dosa secara tidak langsung timbul dari kesombongan. Kesombongan adalah hasrat berlebih dimana manusia menilainya dirinya terlalu tinggi. 

2.    keserakahan

serakah
Keserakahan adalah suatu keinginan yang tidak terkendali atas materi atau harta duniawi. Keserakahan merupakan wujud dari ketidakmampuan membedakan keinginan dari kebutuhan. Sikap serakah menandakan seseorang tidak berserah pada pemeliharaan Tuhan. Sebagai akibatnya, orang akan merasa tidak cukup / selalu merasa kurang di dalam kehidupanya. Korupsi juga merupakan dosa keserakahan yang sering kita dengar dalam kehidupan kita.

3.    Iri hati

Iri hati
Iri hati merupakan suatu kekecewaan atau kecemburuan terhadap orang lain. Seorang yang iri hati akan menggap apa yang dimilikinya selalu lebih buruk dari orang lain, seolah-olah apa yang telah dimiliki tidak merasa puas. Orang yang iri hati menyebabkan ketidakbahagiaan dalam dirinya, orang tersebut mengharapkan kemalangan orang lain.

4.    Kemarahan / amarah


Kemarahan
Kemarahan berasal dari kata marah adalah merupakan emosi yang secara fisik mengakibatkan peningkatan denyut jantung, tekanan darah, tingkat adrenalin dan non adrenalin.

Kemarahan disini dimaksudkan adalah sikap murka dan memiliki keinginan untuk balas dendam. Kemarahan yang tidak bisa dikendalikan dapat menghancurkan seseorang (destruktif). 

5.    Hawa nafsu

Hawa nafsu
Hawa nafsu yang dimaksudkan adalah hawa nafsu seksual, atau sering disebut dengan percabulan. Kebiasaan buruk hawa nafsu akan menghasilkan dosa berat melawan kemurnian yaitu : dosa perzinahan, perselingkuhan, pornografi, mastrubasi, pelacuran, pemerkosaan dan tindakan seksual yang menyimpang lainya.

6.    Kerakusan

rakus
Kerakusan memiliki pengertian mengkonsumsi secara berlebihan sesuatu sehingga akan mencapai sebuah titik tertentu yang sia-sia atau terbuang sia-sia. Kerakusan disini berhubungan dengan hasrat berlebih akan makanan dan minuman. Sesuatu yang berlebihan tidaklah baik, seperti kerakusan, akan berakibat buruk bagi kesehatan dan kehidupan kita.

7.    Kemalasan

Malas
Kemalasan adalah suatu kejemuan yang berhubungan dengan hal-hal rohani. Kemalasan merupakan suatu kesedihan yang menindas dan begitu menekan pikian seseorang sehingga ia tidak ingin melakukan perbuatan atau aktivitas apa-apa. Kemalasan juga merupakan musuh produktivitas dan menghambat kesuksesan, kemalasan diakibatkan dari menunda-nunda waktu untuk melakukan sesuatu, atau melakukan sesuatu dengan setengah hati.

Ketujuh dosa diatas  sangat berpengaruh pada kehidupan kita secara langsung. Dalam surat rasul Paulus kepada jemaat di Roma mengatakan  “sebab upah dosa adalah maut ; tetapi karunia Allah ialah hidup yang kekal dalam Kristus Yesus, Tuhan kita” (Rom 6:23) . Sebagai orang yang percaya kepada Kristus, seharusnya kita menjauhi ketujuh dosa ini untuk dapat menikmati setiap kehidupan kita.

Terima kasih telah membaca artikel Kenalilah Tujuh Dosa yang mematikan ini, jika bermanfaat, silahkan share / bagikan keteman-teman anda.

Untuk melawan tujuh dosa yang mematikan, baca juga cara menghadapi tujuh dosa yang mematikan.