Semoga berkat Tuhan senantiasa melimpah bagi kita. Amin
Showing posts with label Inspirasi. Show all posts
Showing posts with label Inspirasi. Show all posts

Inilah perbedaan Murid dan pengikut Kristus

Inilah perbedaan Murid dan pengikut Kristus
Pengikut VS Murid
Inilah perbedaan Murid dan pengikut Kristus-Dalam Alkitab dikisahkan Yesus memiliki pengikut dan murid, apakah keduanya sama? Ketika Yesus memberitakan kabar sukacita, banyak orang yang berbondong-bondong ingin mendengarkan dia, ketika Yesus membuat mukjizat menggandakan roti, mereka makan dan menjadi kenyang, apakah mereka hanya mencari Yesus hanya untuk mengenyangkan perut bukan mencari hal rohani?

Definisi pengikut:
Pengikut kata dasarnya adalah ikut, merupakan suatu perilaku mencontoh, meniru, selalu dibelakang dan bergerak maju mengikuti yang didepanya. Pengikut juga bisa disebut simpatisan atau pendukung suatu kelompok / tokoh tertentu.

Definisi murid:
Murid yaitu penganut suatu ajaran, orang yang percaya pada setiap pengajaran.  Murid adalah seseorang yang tidak hanya menerima pandangan dari gurunya, tetapi juga mempraktekan dalam setiap kehidupan sehari-hari.

1.Pengikut menunggu sedangkan murid mencari (action).
Dalam kisah Yesus menggandakan roti dan ikan ketika memberikan makanan kepada 5000 orang, tampak sekali perbedaan antara murid dan pengikut. Ketika Yesus menyuruh para murid untuk memberi makan sebanyak orang itu, para murid berusaha untuk mencari makanan yang ada, sedangkan para pengikut hanya menunggu saja. (Mat 14:13-20)

2.Pengikut memikirkan diri sendiri / egois sedangkan murid berjiwa sosial
Setelah Yesus meniggalkan rumah ibadat di kapernaum, Yesus kemudian menyembuhkan orang sakit, mengusir setan (Luk 4:38-41), kemudian banyak orang yang mencegah Yesus pergi dari kota tersebut agar Yesus bisa menjadi milik mereka sendiri, supaya mereka bisa terus menerima mukjizat dari Yesus.
Tujuan Yesus adalah agar semua orang menerima keselamatan dari padaNya, bukan hanya sejumlah orang atau kelompok. Yesus memanggil kedua belas rasul untuk menjadi penjala manusia untuk membagikan kabar suka cita tersebut. (Luk 5:1-11)

3.Pengikut mencari Pujian sedangkan murid berkorban
Ketika dalam mengikut Kristus kita hanya bertujuan untuk mencari pujian, maka kita masih berada dalam tingkat pengikut. Sedangkan seorang murid akan berkorban banyak hal untuk bisa melayani. Contoh dalam Injil Lukas, para murid menginggalkan segala sesuatu (Luk 5:11).

4.Pengikut hanya melakukan rutinitas sedangkan murid melakukan perubahan.
Setelah Yesus membuat mereka menjadi kenyang, pengikut hanya datang pada Yesus hanya untuk meminta Yesus memberikan makan saja dan tidak mau susah mengikuti jalan Yesus (Yoh 6:26-27). Sedangkan murid mengikut Yesus bekerja keras untuk dapat memberitakan kabar gembira.

5.Pengikut mencari dukungan sedangkan murid mendukung
Banyak para pengikut Kristus datang hanya untuk disembuhkan, atau mencari mukjizat Yesus. Tetapi para murid rela meninggalkan sanak-saudaranya demi terlibat pelayanan bersama Yesus untuk orang lain.

6.Pengikut dilayani sedangkan murid melayani.
Seperti terlihat dalam mukjizat Yesus yang menggandakan roti, para pengikut hanya datang mengikuti Yesus saja, ketika mereka lapar mereka pasrah dan tidak berbuat sesuatu untuk mencari makan, namun para murid berusaha untuk mencari makanan, dan setelah Yesus melakukan mukjizat penggandaan roti, para murid dengan segera membagikan kepada semua orang.

Setelah membaca perbedaan pengikut dan murid Kristus, di golongan manakah anda saat ini?

Terima kasih anda telah membaca artikel perbedaan pengikut dan murid Kristus, bila artikel ini bermanfaat silahkan bagikan keteman-teman anda.


Semoga bermanfaat.

Alasan mengapa orang Kristen harus melayani

Alasan mengapa orang Kristen harus melayani
Pelayanan
Alasan mengapa orang Kristen harus melayani-Melayani asal kata dari pelayan, pelayan bukan orang yang berada pada posisi paling atas, melainkan berada di posisi paling bawah. Dalam bidang pelayanan banyak sekali yang harus dikorbankan, entah materi, waktu, pikiran, tenaga dan lain sebagainya. Pelayanan merupakan pilihan setiap orang, namun sebaiknya kita yang telah percaya Kristus harus melayani (1 Pet 4:10), dalam ayat tersebut dijelaskan bahwa melayani sesuai dengan karunia yang telah Tuhan berikan kepada kita. Sebagai mahluk sosial, manusia memang harus saling melayani sesamanya. Berikut ini akan dibahas mengenai mengapa kita harus melayani.  

1.    Manusia diciptakan untuk melayani Allah
Manusia diciptakan Allah untuk melakukan setiap pekerjaan yang baik yang telah dipersiapkan untuk kehidupanya. (Ef 2:10). Setiap apa yang kita perbuat hendaknya dilakukan dengan segenap hati  seperti untuk Tuhan, bukan untuk manusia. (Kol 3:23).

2.    Manusia diselamatkan untuk melayani Allah
Allah telah menebus kita agar kita bisa melanjutkan setiap karya keselamatan yang Tuhan berikan kepada kita. Yesus telah mengorbankan nyawanya sendiri untuk keselamkatan kita. Maka dari itu kita harus melayani, karena kita telah dibayar lunas. (1 Kor 6:20). Pelayanan yang dilakukan dengan penuh kasih menunjukan bahwa kita telah diselamatkan.

3.    Manusia dipanggil untuk melayani Allah
Ada banyak hal tentang pelayanan, pelayanan tidak hanya sebagai gembala, melayani dalam hal-hal kecilpun jika dilakukan dengan tulus akan menjadi berkat bagi orang lain. Dalam pelayanan tidak peduli apa latar belakang kita, pekerjaan kita, tingkat kedudukan kita, setiap orang memiliki kedudukan yang sama du mata Tuhan. Setiap kali kita menggunakan anugerah yang diberikan Tuhan pada kita untuk menolong sesama kita, maka kita sedang melakukan pelayanan yang merupakan panggilan setiap manusia.

Hal-hal yang menggerakan orang untuk melayani:
1.    Kepatuhan / ketaatan kepada Tuhan
Dalam 1 Pet 4:10, Mat 20:28,  kita di ajak  melayani sesama kita untuk melanjutkan setiap karya penyelamatan Allah.
2.    Sebagai ucapan syukur
Sebagai tanda terima kasih kita kepada Tuhan yang telah memberikan semua yang telah kita terima, patutlah kita mengucap syukur dengan cara pelayanan.
3.    Telah menerima sukacita
Setiap sukacita yang Tuhan berikan kepada kita, memberikan semangat untuk selalu melayani sesama.
4.    Sikap kerendahan hati
Kerendahan hati berlawanan dengan kesombongan, kerendahan hati merupakan salah satu kunci untuk kita dapat saling melayani.
5.    Tergerak membagikan kasih
Tuhan telah lebih dulu memberikan kasih kepada kita, sepantasnya kita juga  memberikan kasih kepada sesama.

Allah memakai kita dalam pelayanan sebagai perpanjangan tanganNya, mari terus berkarya dan berguna bagi sesama.

Terima kasih telah membaca Alasan mengapa orang Kristen harus melayani, bila artikel ini bermanfaat silahkan share/bagikan keteman-teman anda.


Hal Menghakimi

Hal Menghakimi
Menghakimi
Hal Menghakimi-Menghakimi berasal dari kata “hakim”, orang yang mengadili perkara, pengadilan dan juri, orang yang pandai, budiman dan ahli, orang yang bijak. Dalam konteks ini menghakimi bisa diartikan sebagai suatu tindakan untuk menentukan benar dan salah. Maka hakim dikenal sebagai seorang yang menghakimi perkara. Jika tidak ada hakim, maka tidak ada seorangpun yang mempunyai wewenang atau kekuasaan untuk menentukan yang benar dan yang salah, akibatnya semua orang merasa benar. Hal demikian juga terjadi di masa hakim-hakim dahulu dimana manusia melakukan apa yang baik menurut pandangan mereka sendiri. (Hak 21:25)

Jangan kamu menghakimi, supaya kita tidak dihakimi. Kecenderungan untuk mengahakimi orang lain itu menjadi kecenderungan banyak orang. “Jangan kamu menghakimi, supaya kamu tidak dihakimi”. (Mat 7:1)

Psikologi manusia lebih mudah untuk melihat kejelekan dan kekurangan orang dari pada kelebihan atau kekuatan orang lain. Hal inilah yang membuat kenapa Yesus berkata “engkau melihat selumbar dimata saudaramu sedangkan balok dimatamu sendiri tidak engkau ketahui”, kita lebih sering melihat kekurangan yang kecil pada orang lain, sedangkan kekurangan besar pada diri kita tidak kita lihat. (Mat 7:5)

Ada kecenderungan dalam diri manusia yaitu praduga, curiga, prasangka dan penghakiman. Pengadilan adalah suatu ukuran yang dipakai untuk menghakimi orang, ukuran itu juga bisa berbalik juga untuk menghakimi diri kita.  (Mat 7:2)

(Rom 14:1-12)
Persoalan yang sedang serius dalam hal kemanusiaan adalah orang selalu merasa dirinya benar dan juga suka menghakimi orang lain. Karena merasa benar, ketika orang berbeda dengan dirinya dianggap salah. Hal tersebut disebabkan karena tidak memahami Firman Tuhan dengan benar. 

Tidak heran jika ada orang yang bertobat namun hidupnya tidak menjadi berkat malah menjadi batu sandungan karena menjadikan dirinya hakim atas orang lain.

Beberapa hal perlu kita ketahui tentang menghakimi, yaitu: seseorang akan merasa dirinya benar, dan juga tindakan penghakiman selalu berawal dari hati. Seseorang yang selalu mencari kesalahan orang, dimatanya selalu ada kesalahan orang lain. Seseorang yang senang membicarakan atau menyebarkan kesalahan orang lain, terkadang kesalahan yang menjadi isu yang di sebarkan belum tentu benar.

Mengapa kita tidak boleh saling menghakimi?

1. Menghakimi menandakan orang tersebut belum dewasa imanya. Seseorang yang belum dewasa imanya sulit untuk beradaptasi dan sulit untuk menerima pebedaan. Seseorang yang dewasa imanya akan mudah mengerti dan juga menerima perbedaan orang lain. (Rom 14:1-3).

2.    Kita tidak sempurna. “Siapakah kamu,”(Rom 14:4) menunjukan bahwa sesungguhnya tidak ada seorangpun yang sempurna. Kita adalah mahkluk yang lemah, terbatas, mudah kecewa, mudah putus asa dan mudah menjadi lelah dll.

3. Kita tidak hidup untuk diri kita sendiri. (Rom 14:7-8). Dengan menghakimi kita akan menjadikan hubungan dengan orang lain akan menjadi renggang.

4.  Kita semua akan kembali kepada Tuhan. (Rom 14:10-12). Kita harus mempertanggung jawabkan semuanya dihadapan Allah.

Faktor yang menyebabkan orang menghakimi:

1.Krisis Kepercayaan diri.

2.Krisis Kasih

3.Ketidakpemahaman akan Firman Tuhan

4.Kepahitan hati (luka batin, dendam, dll)

5.Tidak mampu mengendalikan diri

Hal penghakiman kalau diterapkan dalam kehidupan memang susah, kita sudah mengetahui namun dalam prakteknya kita sering lupa apa arti menghakimi. Sebelum kita menghakimi orang lain, coba selidiki diri kita, apakah kita layak untuk menghakimi?

Marilah kita semua hidup dalam kasih dan juga kebenaran, tidak saling menghakimi tetapi saling membangun, dan saling melengkapi dalam kehidupan.

Terima kasih telah membaca artikel Hal Menghakimi, bila artikel ini bermanfaat, silahkan share keteman-teman anda.

Makanan yang bertahan sampai pada kehidupan yang kekal.

Yoh 6:22-29

Makanan yang bertahan sampai pada kehidupan yang kekal.


Makanan yang bertahan sampai pada kehidupan yang kekal-rang-orang mencari Yesus karena mereka telah makan roti dan kenyang, Yesus menegur mereka karena mencari-Nya dengan motivasi yang salah. Hanya karena mereka makan sampai kenyang dan bukan karena melihat tanda-tanda dalam tindakan memberi makan itu. Jangan-jangan kitapun juga demikian. Banyak orang datang kepada Yesus, mencari Yesus, sebab ingin mendapatkan kemurahan-kemurahan dari padaNya.

Teguran Yesus dalam perenungan ini  bahwa orang-orang mencariNya bukan karena melihat tanda-tanda, namun karena telah makan roti dan kenyang. Bekerjalah untuk makanan yang tidak dapat binasa, dimaksudkan agar kita menyelaraskan hidup ini dengan baik. Bekerja itu harus, begitu juga kehidupan rohani yang baik juga harus bukan hanya sekedarnya. Terkadang kita harus bekerja sangat keras untuk memperoleh rejeki. Namun demikian orang sering lupa bahwa kita diberikan kehidupan seolah hanya untuk kepentingan dunia semata, padahal tujuan akhir hidup ini adalah sang pencipta. Jadi ajaran Yesus: bekerja untuk makanan yang tidak dapat binasa  yang dimaksudkan, kita tidak hanya mencari hal-hal duniawi semata, tetapi mencari hal-hal yang rohani yang akan membawa kepada kehidupan rohani yang lebih baik. Allah mengerti kenapa kita harus mencari uang , makanan dan minuman, tetapi kiranya selalu ada waktu didalam hidup ini untukNya. Mencari Tuhan bisa berarti menyadari akan kehadiran dan campur tangan Tuhan dalam apapun yang kita perbuat.

Kita hendaknya sama-sama mencari Tuhan Yesus, untuk Dialah dan demi Dialah kita pertama-tama hidup dan bekerja. Sebab Dialah makanan yang bertahan sampai kehidupan yang kekal.

Yesus ingin agar dalam segala hal, kita berpusat pada iman akan Yesus, segala rencana dan tindakan kita haruslah dipersatukan dengan kehendaknya melalui bimbangan Roh Kudus supaya dengan secara bebas berkarya dalam kehidupan kita dan melalui diri kita membawa keselamatan kepada sesama. Karena itu ditengah pencarian kita untuk memenuhi kebutuhan dan keperluan dasar hidup di dunia ini.


Maka melalui perenungan ini, kita di ingatkan untuk mencari Dia, menjadikan segala-galanya dan semuanya, sehingga kita menemukan kehidupan yang penuh makna dan menemukan hanya pada Dia sumber kebahagiaan sejati.

demikian artikel Makanan yang bertahan sampai pada kehidupan yang kekal, semoga bermanfaat.

Rewrite DFJ Rm. D Joko


Kerikil kehidupan


Kerikil kehidupan
Kerikil Kehidupan

Kerikil kehidupan-Dalam kehidupan kita, masalah dan pergumulan pasti ada di dalamnya, terkadang ada masalah yang jika tidak di selesaikan akan berakibat dalam kehidupan kita.

Seperti batu kerikil, batu kerikil kecil kadang tidak memiliki apa-apa dalam kehidupan kita. Namun jika kerikil kecil tersebut ada dalam sepatu kita dan kita mengenakan sepatu itu maka aka nada rasa sakit disana, bahkan kalau di biarkan, rasa sakit itu akan menjadi-jadi dan akan membuat tidak nyaman dalam seluruh tubuh kita.

Kita harus membuang kerikil kecil tersebut dari dalam sepatu kita, agar kita nyaman dalam setiap perjalanan hidup kita. Demikian juga rasa amarah, kepahitan, kekesalan dan dendam dalam diri kita, pertama-tama tak akan begitu terpengaruh, namun jika kita biarkan akan sangat membuat tidak nyaman, bahkan kita akan merasa sakit karenanya.

Buang dendam, amarah, kekesalan dan pikiran-pikira negatif didalam kehidup kita, dan jangan biarkan kerikil kecil itu berada dalam diri kita.
Semoga kita selalu berani membuka sepatu dan membuang setiap kerikil kehidupan yang seringkali ada disana.

Kalau punya kesempatan, setidaknya  kita bisa mengarahkan orang kearah yang baik, kalau ada waktu sebaiknya menjauhi membicarakan aib orang lain.Kalau sifat buruk susah diatur, setidaknya  kita harus menghindari berpikiran kotor dan negatif. Kalau masih sehat, setidaknya tidak membenci orang lain.

Bahagia itu adalah pilihan, setiap orang diberikan Tuhan kehendak bebas untuk memilih. Seperti halnya dalam diri kita, apakah kerikil-kerikil kehidupan kita tetap kita simpan?. Apakah ada artinya? Kesehatan Fisik kita terletak pada pikiran kita. Bila pikiran sehat, pasti daya tahan tubuh kita juga akan kuat. Hati yang gembira adalah obat.

“siapa yang bijaksana, bairlah ia memahami semuanya itu, siapa yang paham, biarlah ia mengetahuinya; sebab jalan-jalan Tuhan adalah lurus, dan orang benar menempuhnya, tetapi pemberontak tergelincir disitu.”(Hosea)”.

demikan artikel Kerikil kehidupan, semoga bermanfaat.

Rewrite C. Kirana





Berkat Tuhan


Berkat Tuhan
Berkat Tuhan

Berkat Tuhan-Fil 4:19 Yang menerangkan bahwa Allah akan memenuhi segala keperluan kita menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus.
Kalimat pada Ayat diatas, bila kita mengimaninya, kita pasti tidak akan kuatir tentang kehidupan kita. Setiap hari kita pasti mencari berkat Tuhan. Seberapa kerasnya usaha kita, seberapa banyak usaha yang kita lakukan, jikalau Tuhan tidak atau pun belum memberikan berkatNya, kita juga tidak akan menerimanya.
Rasul Paulus mengungkapan kepada Jemaat di Filipi, bahwa Tuhan memenuhi segala keperluan ataupun kebutuhan kita.
Mari kita simak pesan yang di ungkapkan rasul paulus untuk dapat membuka berkat Tuhan.
1.     Kedekatan dengan Tuhan, membangun relasi dengan Tuhan lewat doa, baca Firman Tuhan dan mentaati perintahNya
Rasul Paulus menyebut “Allahku” menunjukan keintiman atau kedekatan dengan Allah.
2.     Dengan iman, Percaya Tuhan akan memenuhi kebutuhan kita.
Dalam hal ini Tuhan akan memenuhi sesuai dengan waktuNya, waktu yang telah ditetapkan oleh Tuhan. Terkadang Tuhan menunda apa yang menjadi keinginan kita.
Dalam Surat Rasul Paulus kepada Jemaat Ibrani mengatakan, jangan kita menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang telah kita miliki. Karena Allah berfirman Ia sekali-kali tidak akan meninggalkan kita.
Jadi seperti kutipan ayat diatas, hendaknya kita dalam mencari berkat Tuhan dapat tetap berada dalam jalur firman Tuhan.
Dalam kehidupan kita banyak sekali yang tidak kita pahami, misteri-misteri kehidupan tidak pernah kita tau. Kehidupan seperti dua sisi koin. Ada baik ada buruk, ada kaya ada miskin, ada siang ada malam, ada hidup ada mati dan sebagainya. Kita tidak pernah tau tentang nasib kehidupan kita. Kita hanya bisa berdoa, berusaha dan semua hasil Tuhan yang menentukan.
Berkat Tuhan tidak selalu berupa uang, emas ataupun seberapa banyak simpanan kekayaan kita. Kita akan tercukupkan berkat dari Tuhan jika kita bisa bersyukur. Ya, kunci dari itu semua adalah rasa syukur.
Berkat bisa juga berupa kesehatan, ketenangan jiwa, hubungan yang baik dan lain sebagainya. Pertanyaanya adalah sudahkah kita selalu bersyukur akan berkat Tuhan yang Dia berikan?
Semoga bermanfaat renungan berkat Tuhan ini, semoga kita beroleh kehidupan yang sungguh-sungguh diberkati. Gbu