Semoga berkat Tuhan senantiasa melimpah bagi kita. Amin
Showing posts with label Perjuangan. Show all posts
Showing posts with label Perjuangan. Show all posts

PINTU MENUJU KESUKSESAN




Pintu menuju kesuksesan
PINTU MENUJU KESUKSESAN
“Kamu menginginkan sesuatu yang banyak, namun hasilnya hanya sedikit, dan ketika kamu membawanya ke rumah,
Aku menghembuskannya.
Oleh karena apa?

demikianlah firman Tuhan semesta alam. Oleh karena rumah-Ku yang tetap menjadi reruntuhan, sedang kamu masing-masing sibuk dengan urusan rumahnya sendiri.” (Hagai 1:9)
Ada ya bekerja keras siang & malam, n a m u n hasil yg di dapat sedikit sekali.
Sedangkan orang lain,
bekerja sebentar sudah dapat hasil yang banyak.
Mengapa ??
Karena kita malas membangun rumah TUHAN yg ada di dalam hati kita,
akhirnya usaha kita hasilnya sedikit, kita lebih senang berhura-hura, sehingga rumah Hati kita berantakan...
Jika kita ingin SUKSES,
m a k a kita harus membangun rumah TUHAN yg ada di dalam hati kita, yaitu mencari rahasia firman-NYA,
(matius 6:33)  “Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya akan ditambahkan kepadamu.”

Saat melihat orang lain SUKSES, janganlah sampai timbul IRI HATI,
b a h k a n sampai memaki,
jadikan KESUKSESAN orang lain sebagai cambuk,
a g a r kita bisa mencapai apa yg kita inginkan...
Sebuah KESUKSESAN berasal dari KEDISPILNAN:
1.      DISIPLIN terhadap WAKTU,
2.      DISPLIN terhadap KERJA,
3.      DISIPLIN terhadap DIRI SENDIRI.
Mungkin kita bisa mengatakan disiplin itu gampang. t a p i tidak semua orang bisa melakukannya.
Mari kita biasakan mulai DISIPLINKAN DIRI SENDIRI,
Jangan menuda-nunda PINTU KESUKSESAN kita...

(Amsal 10:4)  “Tangan yang lamban membuat miskin, tetapi tangan orang rajin menjadikan kaya.”

 sumber: Facebook

Cara bertahan dalam masa sukar

cara bertahan dalam masa sukar
berhatahan dalam masa sukar

Cara bertahan dalam masa sukar-Setiap manusia pasti pernah mengalami masa-masa sukar dalam kehidupanya. Apa lagi menjadi seorang Kristen. Menjadi orang pengikut Kristus memang bukan hal yang gampang dalam kehidupan bermasyarakat. Sebagai Murid Kristus kita harus menyangkal diri, memikul salib dan mengikuti Yesus.

Hidup merupakan sebuah pilihan, dan dalam sukarpun kita diberikan pilihan bagimana kita harus menghadapinya, apakah dengan berpasrah atau berusaha. Semuanya dikembalikan kepada masing-masing individu untuk mengambil keputusan tersebut.

Kehidupan akan terus berjalan, percayalah walaupun dalam masa sukar sekalipun Tuhan tidak pernah meninggalkan kita. Berikut ini cara untuk bertahan dalam masa sukar.

1.      Percaya kepada Tuhan
Dalam kondisi apapun, Tuhan pasti memberikan yang terbaik dalam hidup kita, termasuk dalam hal sukar sekalipun. Rasul paulus dalam suratnya kepada jemat di Korintus mengatakan walaupun di dalam penjarapun rasul Paulus masih bisa bersyukur, karena pencobaan-pencobaan yang kita alami adalah pencobaan yang biasa (1 Kor 10).

Jadi permasalah yang kita alami adalah persoalan yang biasa, terkadang hanya masalah kecilpun kita bersungut-sungut dan mengeluh. Tuhan tau kapasitas kita sebagai manusia yang lemah, Tuhan tidak memberikan masalah yang melebihi batas kemampuan kita.

2.     Mempercayakan segalanya pada pemeliharaan Tuhan.
Dalam Mazmur 37:23,24 mengatakan bahwa Tuhan telah menetapkan langkah-langkah orang yang hidupnya berkenan kepadaNya, walaupun kita jatuh, tidak sampai tergeletak, karena tangan Tuhanlah yang menopang.

Orang yang percaya kepada Kristus bukan berarti kehidupanya bahagia selalu dan tidak ada badai yang menerpa, atau bebas dari masa sukar, bebas dari tantangan dan selalu berhasil, hal tersebut pasti pernah ada dalam kehidupan kita. Dalam kehidupan kita ada saat-saat dimana kita jatuh dan terpuruk, tetapi kita tidak perlu bersedih hati karena tangan Tuhan akan selalu ada untuk menopang dan pemeliharaan Tuhan akan selalu ada untuk kita.

3.     Tetap setia dan bertekun dalam Tuhan
Wahyu 2:10 mengatakan bahwa kita tidak usah takut atas apa yang kita derita, karena iblis akan mencobai kita, hendaklah kita setia sampai mati dan kita akan memperoleh mahkota kehidupan.
Pesan Yesus kepada kita yaitu tidak usah takut untuk menghadapi dan mengalami masa-masa sukar. Memang iblis tidak suka kalau kita semakin dekat dengan Tuhan. Iblis terus mencari cara agar kita menjauh dari Tuhan.

Memang susah untuk bertahan pada masa sukar, tetapi yang pasti ketika kita mau percaya pada Tuhan, mempercayakan semua pada pemeliharaan Tuhan dan tetap setia dan bertekun pada Tuhan, kita akan memperoleh kekuatan baru.

Marilah kita selalu berjuang ketika dalam masa sukar sekalipun.

Terima kasih telah membaca artikel tentang cara bertahan dalam masa sukar, bila artikel ini bermanfaat, silahkan share/bagikan keteman-teman anda.

Semoga bermanfaat.

Belajar untuk menjadi pemenang dalam hidup

Belajar untuk menjadi pemenang dalam hidup
pemenang

Belajar untuk menjadi pemenang dalam hidup-Pemenang berasal dari kata menang, juara. Yaitu orang yang dapat mengalahkan pesaing, lawan, musuh. Menjadi pemenang bukanlah mudah, harus melalui proses, cara dan perbuatan untuk memperolehnya dalam kehidupan.

Kehidupan manusia sudah digariskan oleh Tuhan, dari sejak dalam kandunganpun Tuhan sangat mengerti kita. (Mzm 139). Hingga saat inipun Tuhan tau apa yang sedang kita lakukan dan kita pikirkan.

Seorang pemenang bukanlah seorang yang tidak pernah gagal, atau orang sempurna, bukan tanpa cela, juga bukan orang yang tidak pernah memiliki masalah atau persoalan dalam hidupnya. Seorang pemenang pasti pernah mengalami kegagalan. tetapi mau dan terus berusaha untuk bangkit sampai ia memperoleh kemenangan.

Orang yang dengan tekun dan sabar melewati setiap ujian, persoalan, masalah dalam setiap hidupnya tanpa keluh kesah dan bersungut-sungut, pasti akan memperoleh kekuatan dan memperoleh hasil terbaik yang telah ditentukan oleh Tuhan.

Setiap anak Tuhan telah dirancang bukan untuk menjadi pecundang ataupun mengalami kekalahan dalam hidupnya, tetapi dalam Alkitab telah ditegaskan bahwa setiap orang percaya telah dirancang dan diciptakan Tuhan untuk menjadi pemenang. (Rom 8:37)

Menjadi pemenang bukanlah hal yang instan, tetapi di perlukan proses dalam hidup yang harus dijalani. Proses yang dimaksudkan adalah meliputi perjuangan, kesabaran, ketekunan dan sebagainya. Kegagalan demi kegagalan yang dirasakan merupakan latihan untuk menjadi pemenang, seperti seorang altet yang berlatih untuk mewujudkan cita-citanya untuk menjadi pemenang.

Musuh yang paling berat ketika kita berjuang tidaklah jauh dari diri kita, musuh paling berat adalah mengalahkan diri kita sendiri, seperti kemalasan, berpikiran negatif, menunda-nunda waktu dan lain sebagainya.

Ada 4 hal yang menjadi syarat menjadi pemenang.

1.     Sehat Rohani
Pengertian sehat rohani adalah perasaan sehat, bahagia dan mampu mengatasi masalah dalam hidup, serta mampu menerima orang lain apa adanya juga mempunyai sikap positif terhadap diri sendiri dan orang lain. Sehat rohani berarti juga tidak tawar hati.

2.     Memiliki pengalaman
Orang yang memiliki pengalaman berarti sudah melewati proses atau sesuatu hal. Banyak orang bilang pengalaman merupakan guru yang terbaik. Melalui pengalaman kita di asah, ditempa menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Ketika menemui masalah yang sama, orang yang berpengalaman akan dengan mudah menyelesaikan masalah itu.

3.     Bersandar sepenuhnya pada Tuhan.
Menyerahkan segala kepada Tuhan akan lebih segala sesuatu yang telah kita usahakan atau perjuangkan akan membuat hati kita damai. Apapun yang terjadi akan menjadi kehendak Tuhan.

4.     Bertindak dengan Iman
Iman dibutuhkan untuk mengambil suatu tindakan. Kepercayaan pada Tuhan yang memberi segalanya akan membuat kita lebih tenang dalam mengabil tindakan. Tindakan iman harus juga disertai dengan berani melangkah.

Menjadi pemenang dalam hidup harus juga memiliki sikap hati yang benar sehingga apapun keadaanya, kita mampu mengucap syukur dan senantiasa berpikiran yang positif. Jangan pernah menyalahkan orang lain, tetapi selalu belajar untuk koreksi diri sendiri. Tetaplah bertekun di dalam Tuhan, Karena kekuatan orang percaya sepenuhnya di dalam Tuhan.

Tuhan adalah terang dan keselamatan kita, kepada siapakah kita harus takut (Maz 27:1)

Tuhan akan menyertai kita dalam perjuangan kita (Ul 20:4)

Terima kasih telah membaca artikel Belajar untuk menjadi pemenang dalam hidup, bila artikel ini bermanfaat, silahkan share/bagikan keteman-teman anda.
Semoga bermanfaat.

kehidupan yang bebas lepas

Hidup yang bebas lepas
Hidup yang bebas lepas

Mrk 10:17-27

kehidupan yang bebas lepas-Uang bisa menjadi segala-galanya dalam kehidupan, dengan uang, kita bisa membangun rumah, membeli kendaraan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari. Singkat kata, tanpa uang seseorang tidak bisa hidup didunia ini. Namun jika kita cermati, uang  dapat menjadi rantai yang mengikat tangan manusia, dan rantai ini bisa menggiring pada suatu perangkap yang kemudian akan memenjarakanya. Hal itu bisa kita lihat dalam realitas. Manusia menjadi hamba uang, bukan hamba tuan atas uang. Ciri-ciri nyata orang yang diperbudak oleh uang adalah orang tersebut akan terus kuatir akan hartanya dan karena kekuatiranya itu ia tidak pernah merasa cukup, selalu merasa berkekurangan. Sebenarnya memiliki banyak harta itu tidak salah, karena bisa saja itu menjadi tanda bahwa seseorang itu diberkati oleh Tuhan. Bukankah Abraham dan Raja Daud seorang yang kaya raya. Bahaya kekayaan sebenarnya bukan terletak pada seberapa banyak harta yang kita miliki, tetapi lebih pada seberapa banyak harta itu memiliki diri kita, dengan kata lain seberapa banyak kita diperbudak olehnya. Bacaan injil markus yang menjadi permenungan ini berlaku bagi siapa saja, kaya maupun miskin.  Tuhan Yesus mengingatkan bahwa untuk memperoleh kehidupan kekal bukan semata-mata menepati hukum, melainkan komitmen total untuk mengikutinya. Seseorang bisa saja patuh pada hukum namun tetap pergi ke neraka. Si pemuda dalam Mrk 10:17-27 bisa jadi telah menepati hukum taurat dengan sempurna, namun tidak punya komitmen untuk melepaskan diri dari rantai kelekatan pada hartanya. Dengan kata lain dia menjadi tawanan bagi miliknya sendiri.

Setiap manusia pasti mengingikan kehidupanya bahagia, damai dan sejahtera. Pada injil markus dikisahkan bahwa ada seorang muda yang bertanya pada Yesus, apa yang harus ia lakukan untuk memperoleh kehidupan yang kekal. Yesus menjelaskan tentang banyak hal yang harus ditinggalkan untuk memperoleh kehidupan yang kekal.

Maka, pesan dari Tuhan kiranya jelas, sebuah komitmen yang baik selalu diawali dengan kelepasan diri dari segala yang merintanginya. Mengapa harta bisa merintangi jalan kita menuju pada kehidupan yang kekal, alasanya adalah uang merupakan ciptaan manusia. Uang bisa mengendalikan pola pikir, kehendak dan tindakan seseorang. Ketika uang mengambil alih atas kontrol kehidupan manusia, keserakahan akan timbul, manusia akan membeli apa saja yang bisa di beli dengan uang. Ada bahaya bahwa  kita bisa disibukan dengan urusan uang sehingga kita tidak ada ruang dalam hati dan diri kita untuk Allah. Kita akan menghabiskan lebih banyak waktu dan tenaga dengan uang dan perlahan-lahan akan lupa dengan doa, jalan yang menghubungkan kita dengan sang sumber segala kekayaan itu sendiri. Bila ini terjadi, setan dengan mudah akan merenggut jiwa kita dan memasukan kedalam perangkapnya yang berbisa.

Tuhan Yesus tidak mengatakan bahwa bekerja keras untuk standar hidup yang lebih baik baik adalah salah, apa yang mau dikatanya adalah bahwa kelekatan pada harta itulah yang salah. Jika kita tidak hati-hati, harta bisa memperbudak kita dan membuat kita acuh tak acuh terhadap sesama kita yang miskin dan kurang beruntung dalam hidupnya.

Maka menjadi sebuah tantangan berat bagi orang Kristen untuk menggunakan berkat Tuhan yang telah diterimanya tanpa ada kelekatan padanya. Pada sisi kemanusiaan kita dituntut untuk bekerja untuk menghasilkan uang, namun pada sisi keilahian kita juga dituntut untuk tidak melekat pada harta yang kita miliki melainkan hidup dengan apa adanya. Seorang Kristen yang sejati adalah seorang yang senantiasa bersyukur atas setiap berkat yang diterimanya dari Tuhan, namun ia juga seorang yang bijaksana dalam memakai setiap harta yang dipercayakan Tuhan kepadanya demi kemuliaan nama Tuhan. Dan seorang Kristen sejati tahu bahwa kemuliaan Tuhan itu akan bersinar ketika ia mampu berbagi dengan sesamanya yang kurang beruntung, miskin dan menderita.

Maka marilah kita menggunakan harta dengan bijaksana, mari kita bersikap lepas bebas terhadap uang, dan dengan demikian hati kita lebih terbuka pada penderitaan sesame kita yang miskin dan kurang beruntung dalam hidupnya.

Terima kasih telah membaca artikel kehidupan yang bebas lepas, bila bermanfaat silahkan share/bagikan keteman-teman anda.

Semoga bermanfaat. 

Dfj Rm P hendi